Posted in Sajak

si penghibur

kau, yang melukis senyum di wajahku
kau
si penghibur
si pelukis senyuman dan tawaku
tempat pengaduan keluh kesahku
tempat pelarian disaat aku gundah
terima kasih bersedia menampungku
si sampah ini
terima kasih bersedia mendengarkan segala cerita
terima kasih sering berusaha menghibur
terima kasih telah melukiskan senyuman dan tawa
aku tak mau kehilangan mu
tapi jika kau sudah tak bersedia menampung sampah ini
tentu saja kau berhak membuangnya
tapi
maafkan kelancanganku
karena aku berharap menjadi sampah yang tak pernah kau buang

Advertisements

2 thoughts on “si penghibur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s