Posted in Sajak

seratus delapan puluh derajat

Kemarin aku tak sabar menunggu pagi

Menunggu sinar mentari

Dan menanti indahnya langit biru yang disertai awan putih

Tapi hari ini

Beranjak dari kasur pun aku malas

Ingin rasanya terjebak di alam mimpi

Dan tak pernah menghadapi kenyataan

Lucu sekali bukan?

Bagaimana keadaan berbalik 180 derajat secepat itu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s